Bagaimana Teknik/Cara Budidaya Lidah Buaya?

Bagaimana Teknik/Cara Budidaya Lidah Buaya?

1. Persiapan Lahan Budidaya Lidah Buaya

a. Tanaman lidah buaya biasanya ditanam di kebun dengan model lahan tegalan maupun ladang. Langkah awal dalam persiapan lahan yang ingin ditanami lidah buaya adalah bersihkan ladang dari segala macam gulma.

b. Pembukaan lahan untuk penanaman lidah buaya sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau dengan tujuan agar pengolahan tanahnya dapat dilakukan pada awal musim hujan.

c. Waktu tanam lidah buaya paling tepat jika dilakukan pada awal musim hujan, namun untuk daerah-daerah yang kondisi airnya memadai seperti irigasi teknis atau sumber air yang dekat dekat dengan kebun, penanaman lidah buaya dapat dilakukan sepanjang tahun.

d. Suhu yang dibutuhkan sekitar 30°C. Media tanam yang baik adalah tanah dengan tekstur porous dan banyak mengandung humus dengan Ph 4.5-5.5. pertumbuhan lidah buaya paling baik adalah di daerah dengan ketinggian topografi sekitar 100-700 mdpl.

e. Penanaman sebaiknya berlokasi di lahan datar dan terbuka (tidak ada pohon pelindung). Lahan yang sudah dibersihkan dilanjutkan dengan pengolahan tanah dengan cara mencangkul dengan kedalaman 30-40 cm sampai struktur tanah gembur dan diamkan tanah selama 15 hari agar tanah benar-benar matang. Lakukan pengolahan tanah yang kedua kalinya sambil membuat lubang (tugal) dengan kedalaman 20 cm – 30 cm.

aloe vera lidah buaya

 

2. Pembibitan dan Penanaman Lidah Buaya

Pembibitan lidah buaya dilakukan dengan cara vegetatif, yakni dengan mengambil anakan yang melekeat pada tanaman induk. Cara pengambilannya yaitu dengan mencongkel dan memisahkan tanaman anakan dari tanaman induk hingga pada bagian akar, dan diusahakan agar akar tidak sampai putus. Anakan itulah yang kemudian ditanam pada pot/polybag baik sebagai bibit dengan waktu pembibitan selama 3-5 bulan untuk kemudian dipindah ke lahan tanam, atau dibiarkan tumbuh jika pot/polybag dijadikan sebagai tempat tanam hingga lidah buaya siap untuk dipanen.

Cara penanaman tidak berbeda jauh dengan tanaman yang lain, hanya saja jangan terlalu dalam agar bibit tidak mengalami pembusukan dan juga tidak terlalu dangkal agar bibit tidak roboh. Kedalaman yang ideal untuk menanam bibit lidah buaya yaitu kurang lebih 10 cm. Pada saat menanam bibit lakukan dengan hati-hati agar daun tidak patah dan bibit tidak terhimpit.

 

3. Perawatan Lidah Buaya
Dalam melakukan perawatan tanaman lidah buaya, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

 

Pemumupukan

Tujuan bagi tanaman lidah buaya adalah untuk mencukupi asupan kalium dan unsur-unsur nitrogen guna pertumbuhan vegetatif tanaman, pembentukan zat hijau daun serta pembentukan jaringan tanaman. Selain itu dibutuhkan pula pemupukan fosfat untuk membantu merangsang perkembangan dan pertumbuhan akar.

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 3-4 bulan dan setelah selesai masa panen pertama dengan menggunakan urea, KCL dan TSP dengan perbandingan dosis 1:½:1 dan banyaknya pupuk menyesuaikan besarnya pot/polybag.

Pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang perlu pula diberikan untuk memperbaiki struktur tanah. Jika menggunakan pupuk organik dalam bentuk pupuk kandang, bahan yang terbaik adalah kandang yang berasal dari kotoran sapi, karena kotoran sapi memiliki kandungan unsur hara yang cukup banyak, utamanya nitrogen serta unsur mikro lainnya. Selain itu, pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi juga tidak merangsang tumbuhnya jamur.

teknik budidaya lidah buaya aloe vera aloevera 2 

 

Pembubunan dan Penyobekan

Pada saat tanaman berumur 3 bulan, lakukanlah pembubunan dengan cara meninggikan dan memadatkan tanah yang ada di sekililing batang tanaman. Selain untuk memperkokoh berdirinya tanaman, juga untuk menggemburkan dan mendekatkan tanaman dengan makanan.

Pada saat pembubunan ini, lidah buaya yang ditanam di lahan yang luas biasanya dilakukan untuk pengendalian gulma, tapi untuk lidah buaya yang ditanam pada pot/polybag jarang sekali ditemukan gulma sehingga praktis tidak butuh penyiangan.

Hal yang perlu dilakukan bersamaan dengan pembubunan ini biasanya adalah pemupukan dan penyobekan tanaman, yakni memisahkan tanaman yang sudah mengeluarkan anakan dalam jumlah yang banyak. Tujuan dari penyobekan, selain agar tanaman induk memperoleh makanan yang cukup untuk dapat berkembang tumbuh dengan maksimal, juga untuk memperoleh anakan baru yang dapat dimanfaatkan sebagai bibit.

Secara khusus, penyobekan harus dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 5-6 bulan, karena pada usia tersebut tanaman sudah dapat dipastikan telah mengeluarkan anakan yang terpendam di dalam tanah. Untuk melakukan penyobekan, gunakan pisau yang tajam dan lakukan dengan hati-hati.

 

Pengendalian Hama dan Penyakit

Tanaman yang ditanam di lahan luas, biasanya terdapat beberapa macam gulma seperti rumput gerinting (Cynodon Dactylon), rumput teki (Cyperus Rotundus), alang-alang (Imperata Cylindrica), krokot (Portuaca Spp.), dan beberapa jenis gulma lainnya. Namun untuk tanaman yang ditanam di dalam pot/polybag, serangan gulma sangat minim sehingga tidak memerlukan perhatian khusus. Hal yang perlu diperhatikan adalah melakukan pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Penyakit yang paling sering menyerang adalah golongan jamur seperti Fusarium Sp yang dapat membusukkan pangkal batang dan pangkal daun membusuk. Pengendalian penyakit tanamana ini dapat dilakukan dengan menggunakan fungisida yang memiliki bahan aktif captafol atau dazomete, dengan dicelupkan ke dalam larutan fungisida tersebut, atau dengan menyemprotkannya pada tanaman.

teknik budidaya lidah buaya aloe vera aloevera

 

4. Panen

Tanaman yang pertumbuhannya sehat dan maksimal, dapat dipanen setelah usia 6 bulan. Namun, pada umumnya pemanenan dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 1 tahun, setelahnya panen dapat dilakukan terus menerus setiap bulan selama 7-8 tahun dengan kuantitas panen 2-3 buah pelepah tiap satu tanaman per panennya.

Cara memanen dengan memetik daun lidah buaya paling luar yang umurnya paling tua dengan menggunakan pisau atau cutter. Pelepah daun tersebut selanjutnya dibawa ke tempat penyortiran untuk dilakukan proses lebih lanjut.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai agribisnis budidaya lidah buaya ini silakan hubungi pihak yang telah terjun dan berpengalaman dalam bidang ini, hubungi:

 

Caryono “Pembudidaya Lidah Buaya”

Kp. Sugu Tamu RT 05/28 No 49, Bakti Jaya, Sukma Jaya, Depok, Jawa Barat
No Hp : 087776077766, 08129055138


referensi: http://ideusahabisnis.com 

gambar: http://www.pesona.co.id | http://limo.depok.go.id

Bagikan Artikel Ini

Tentang Kami

WaralabaKan.com adalah media promosi bagi para pengusaha waralaba/franschise di seluruh Indonesia.

 

Terdapat pula artikel seputar peluang usaha, ide bisnis, dan informasi lainnya terkait dunia bisnis dan kegiatan usaha.

 

Download Katalog Penawaran Iklan WaralabaKan

Artikel Terbaru

Peluang Usaha Terbaru

Media Partner

Berlangganan Berita

Berlangganan berita terbaru seputar WaralabaKan.com